Kunjungan Akademik Mahasiswa Institut Nalanda ke JXUCM Tiongkok Perkuat Kolaborasi Riset Internasional

Nanchang, rumahsehatalfian.com – Sebanyak delapan Program Sarjana 4+1 Collaborative Degree Batch 2 dari Institut Nalanda bersama dosen pendamping menyelesaikan kunjungan akademik selama tiga pekan di Jiangxi University of Chinese Medicine (JXUCM), Nanchang, Tiongkok. Kegiatan berlangsung sejak 23 Januari hingga 12 Februari 2026 ini tidak hanya bertujuan memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi momentum penguatan kerja sama riset internasional antara Indonesia dan Tiongkok.

Rombongan dipimpin oleh R.M. Alfian, Br.M., S.Tr.Kes., S.T., S.Ud., B.Med., M.Si selaku Ketua Program Studi Dharma Usada sekaligus Ketua Pelaksana Program Sarjana 4+1 Collaborative Degree Batch 2. Selama kunjungan, mahasiswa mengurus izin tinggal (resident permit) sebagai dasar legalitas pendidikan melalui Tiongkok Higher Education Student Information and Career Center (CHSI). Proses ini mencakup pemeriksaan kesehatan, registrasi administrasi, hingga orientasi kehidupan kampus.

Selama di Tiongkok, mahasiswa mengikuti perkuliahan Bahasa Mandarin, Anatomi, dan Teori Dasar TCM (Basic Theory of Traditional Chinese Medicine). Mereka juga mendapat kesempatan mengunjungi Museum TCM serta mengikuti orientasi kurikulum di Kampus Wanli dan Yangming. Pengalaman klinis juga diperoleh melalui observasi di Dong Hu Hospital dan Xi Hu Hospital. Mahasiswa menyaksikan langsung praktik Ortopedi TCM, Heat-Sensitive Moxibustion, serta Acupotomy—sebuah teknik terapi jarum modern yang dikombinasikan dengan pendekatan tradisional.

Kunjungan ini juga menjadi ajang koordinasi proyek riset bersama tahun 2026 yang bertajuk “Research and Talent Development on TCM Prevention and Treatment of KOA caused by MAFLD in Indonesia”. Proyek tersebut mencakup uji klinis acak terkontrol (RCT) terhadap 90 pasien, integrasi terapi Heat-Sensitive Moxibustion dengan puasa intermiten, serta pengembangan platform digital bilingual. Target kinerja proyek meliputi enam program pertukaran kunjungan, dua publikasi ilmiah, satu lokasi percontohan (demonstration site), serta pengembangan enam tenaga ahli.

Tak hanya akademik dan riset, mahasiswa juga dibekali pengalaman lintas budaya melalui kunjungan wisata sejarah di Kota Nanchang dan melihat langsung meriahnya perayaan Tahun Baru Imlek. Kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan kompetensi budaya internasional mahasiswa. R.M. Alfian yang juga pemilik klinik kesehatan Rumah Sehat Alfian juga menyampaikan bahwa kunjungan ini berhasil memenuhi tiga target utama, yaitu peningkatan paparan klinis mahasiswa, penguatan legitimasi kerja sama internasional, serta fondasi pengembangan riset integratif Indonesia-Tiongkok. “Kami optimistis kolaborasi ini akan melahirkan riset-riset unggulan yang bermanfaat bagi pengobatan TCM di Indonesia,” ujarnya.

Program Sarjana 4+1 Collaborative Degree ini merupakan kerja sama pendidikan internasional antara Institut Nalanda (Indonesia) dan Jiangxi University of Chinese Medicine (Tiongkok) yang mengintegrasikan sistem pembelajaran TCM di kedua negara. Program Batch 2 sudah berjalan pada tahun akademik 2025-2026 dengan total 13 mahasiswa, dengan delapan diantaranya yang mengikuti Kunjungan Akademik ke Tiongkok, yaitu: Rachmat Aryo Amiseno, Kiki Hendra, Teguh Suyanto, Chris Susilawati, Lusy Lee, Beatrice Angraini Pramana, Fadeli Prayogo, dan Nikopolidis Ramiro. (Kel.)